Nasib Murid SMA
*Baca
Sampai Bawah Biar Tidak Ada Salah Paham*
![]() |
| sumber gambar: Google |
Berangkat
pagi-pagi biar gak telat dan gak dapat hukuman. Berusaha untuk jadi siswa
teladan dan dapat nilai bagus. Segala cara ditempuh, mulai dari les privat, les
di lembaga, dan les di guru. Bahkan dibela-belain pulang dan tidur malam buat
ngerjakan tugas yang berjibun.
Waktu
ulangan datang. Jantung udah deg-deg-an. Takut kalau soal-soalnya bisa makan
diri kita. Apapun dilakukan buat naklukin soal-soal itu. Mulai dari buat
salinan di lembar kertas, diatas meja, diatas bangku. Foto copy dengan copy
ratio yang amat sangat kecil biar gak ketahuan
guru tapi tetep bisa dibaca. Bahkan rela beli hp mungil kalau gak hp canggih biar bisa nyelamatin diri kita waktu ada soal yang bener-bener mematikan. Tapi guru pengawas tetap jeli dan alhasil, harus ikut remidi dan buat kita jera.
guru tapi tetep bisa dibaca. Bahkan rela beli hp mungil kalau gak hp canggih biar bisa nyelamatin diri kita waktu ada soal yang bener-bener mematikan. Tapi guru pengawas tetap jeli dan alhasil, harus ikut remidi dan buat kita jera.
Kalau gak gitu. Ada siswa yang belajar dari
seminggu sebelumnya. Hafalan ini itu, sampai mata bengkak dan kurang tidur.
Ngerjakan soal ini itu, harap-harap ada soal yang keluar. Les dimana-mana biar
dapat ilmu tambahan. Do’a, wiritan, puasa, segala yang ia mampu ia kerahkan.
Mencari keberuntungan dengan mendekatkan diri pada Tuhan.
Saat
lelah menghampiri, dalam hati para siswa berdo’a. Meminta pada Tuhan, akan ada kebijakan dari
sekolah untuk meliburkan para siswanya ketika sekolah tengah mengurus kegiatan
besar dan penting.
Seperti
Try out kakak kelas 12, rapat-rapat yang memakan waktu seharian, dan kegiatan
besar lainnya yang harus diurus oleh sekolah. Tapi sekolah tetap tidak
meliburkan para muridnya. Ketika datang info bahwa sekolah akan pulang pagi, 9
dari 10 info berjenis itu semua adalah hoax. Memberi harapan palsu untuk para
murid. Nasib. Udah di PHP sama gebetan, masih di PHP sama sekolah. Hiks.
Tapi
ayo lihat para alumni kita. Bukankah mereka udah merasakan apa yang kita
rasakan ketika sekolah di SMA tercinta kita. Lihat lebih dekat, bagaimana
lulusan SMA Negeri 1 Geger. Bukankah rata-rata keterima di PTN? Lihat lagi yang
udah kerja, bukankah rata-rata mereka sukses?
Come on, Friends.
Bukan waktunya mengeluh. Gunakan kesempatan tiga tahun kita di SMAGER buat uji
mental kita, latih diri kita biar tahan banting dan tidak kesusahan ketika
ditimpa masalah. Disaat teman-teman kita libur, dan kita masih diwajibkan masuk
ke sekolah dengan KBM yang masih berjalan dengan baik. Disitu juga kita dapat
ilmu lebih dulu + lebih banyak, daripada teman-teman kita yang pada santai
dirumah.
SEMANGAT KAKAK!!!! :D

Tidak ada komentar: